Senin , 11 Desember 2017
Home / Silet.News / Saksi Ungkap Fakta Terbaru di Sidang Pembunuhan Mirna

Saksi Ungkap Fakta Terbaru di Sidang Pembunuhan Mirna

138

Sejumlah keterangan saksi terungkap dalam persidangan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Keterangan saksi tersebut nantinya akan menjadi pertimbangan majelis hakim sebelum memutuskan terbukti atau tidaknya Jessica Kumala Wongso sebagai pembunuh Mirna.

Beberapa fakta persidangan terungkap dalam sidang lanjutan yang menghadirkan saksi pegawai Kafe Olivier, di mana Mirna meminum Vietnamese Iced Coffee (VIC). Para saksi tersebut mengungkap beberapa hal yang luput dari pantauan seperti adanya sedotan serta warna kopi yang berubah kekuning-kuningan.

Pengacara Jessica, Otto Hasibuan, menyebut saksi dengan tegas mengatakan tidak melihat Jessica memasukkan apa pun ke gelas kopi VIC. Saksi tidak melihat Jessica memasukkan pipet/sedotan atau apa pun ke dalam gelas.

Dia juga mempertanyakan kenapa jaksa belum juga menghadirkan sedotan yang ditemukan telah berada di kopi Mirna saat Mirna belum tiba.

“Lebih aneh lagi, pipetnya ke mana? Padahal ini kan unsur penting, dibicarakan soal pipet tapi kok tidak disita. Saya tanya, mana itu, tidak ada,” tutur Otto usai sidang.

Jaksa penuntut umum (JPU) Ardito menjelaskan tentang keberadaan sedotan yang diketahui hilang dan tidak dijadikan bukti. Tentang sedotan yang hilang itu, tim kuasa hukum Jessica sempat menanyakannya.

“Awalnya kami pun juga pengin tahu ada apa dengan sedotan itu. Bahkan kami juga mempertanyakan ke mana sedotan itu. Tapi kalau sedotan tidak ada, apa harus diadakan? Kan akan mengaburkan fakta,” ujar Ardito usai sidang di PN Jakpus, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (20/7/2016).

Ardito mengatakan bahwa nantinya akan ada saksi yang dapat menjelaskan tentang keberadaan sedotan itu. Saksi itu akan dihadirkan dalam sidang lanjutan pada hari ini.

“Jadi memang sedotan tidak ditemukan. Ke mana sedotan itu? Semoga besok waktunya cukup untuk mendengarkan saksi yang bisa menjelaskan ke mana sedotan itu,” jelasnya.

Kemudian ada pula tentang air panas yang digunakan untuk menyeduh kopi. Ardito mengatakan air panas itu bukan tak dijadikan bukti, namun air tersebut berada di laboratorium dan memang tidak dibawa di persidangan hari ini.

“Barang bukti memang harus disimpan di lab. Sebenarnya kami perlu menjaga kualitas itu semaksimal mungkin. Kami titip di labfor. Ada kopi, lambung, hati, kopi dalam gelas, dalam botol, pembanding,” jelas Ardito.

Selain itu, seorang saksi yang dihadirkan pada sidang Rabu kemarin yaitu Agus Triono mengaku sempat melihat perubahan warna kopi. Padahal, Agus mengaku saat menyajikan kopi tersebut, tak ada yang aneh dan tak biasa.

“Saya bisikin teman saya, Rosi, “Kak, coba lihat table 54, itu ibunya minum jamu kunyit,” cerita Agus.

Hakim memerintahkan agar Agus mengulang statemennya. “Kak, coba lihat table 54, itu ibunya minum jamu kunyit ya. Tapi saya sambil bercanda gitu, Pak,” kata Agus.

Saat melihat warna kopi berubah menjadi kekuningan, Mirna sudah ada di table 54. Tak beberapa lama, Agus dan teman-temannya melihat ada keramaian. Akhirnya diketahui bahwa Mirna telah pingsan.

Informasi berita Silet hari ini dan Gossip Artis bisa baca di situs ini !!

Dapatkan juga berita politik & berita mancanegara di situs ini !

Check Also

Jokowi-Yakin-Ragam-Bantuan-dari-RI-Tepat-untuk-Keperluan-Rohingya

Jokowi Yakin Ragam Bantuan dari RI Tepat untuk Keperluan Rohingya

Presiden Jokowi melepas pengiriman bantuan untuk etnis Rohingya yang terusir dari Rakhine State, Myanmar. Jokowi …

Jokowi-Hadiri-Dies-Natalis-Unpad-ke-60

Jokowi Hadiri Dies Natalis Unpad ke-60

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri peringatan 60 tahun berdirinya Universitas Padjadjaran (Unpad). Jokowi juga akan …

Edho-Zell,-YouTuber-'Sejuta-Umat'-yang-Merangkak-dari-Nol

Edho Zell, YouTuber ‘Sejuta Umat’ yang Merangkak dari Nol

Dulu pria ini berprofesi sebagai mc keliling dan pernah memiliki cita-cita besar, yaitu tampil di …