Minggu , 22 Oktober 2017
Home / Silet.News / Penghuni Sudirman Mansion Yang Terganggu Suara Lucy in The Sky Memasang Spanduk Besar

Penghuni Sudirman Mansion Yang Terganggu Suara Lucy in The Sky Memasang Spanduk Besar

39

Protes dari penghuni apartemen Sudirman Mansion akibat kebisingan suara musik dari bar Lucy in The Sky terus dikumandangkan. Salah satunya datang dari Tiara (25) yang sudah tinggal di apartemen selama beberapa tahun terakhir.

“Kami merasa terganggu, suami saya sering ngedumel karena anak-anak pada bangun tengah malam. Dia jadi sering marah-marah sendiri,” keluh Tiara saat berbincang dengan detikcom di Sudirman Mansion, Jl Sudirman Kavling 59, Jakarta Selatan, Selasa (10/5/2016).

Keluarganya acapkali merasa terganggu bila malam tiba, terlebih saat memasuki akhir pekan. Dentuman kencang musik dari bar yang letaknya di seberang apartemen terlalu mengusik kehidupan mereka. Apalagi sang suami merupakan WN Jepang yang kurang menyukai irama musik terlalu kencang seperti itu.

Hal senada juga diungkapkan oleh penghuni apartemen lainnya, Veronika. Perempuan berparas manis ini terganggu dengan suara bising dari bar berkonsep outdoor tersebut.

“Terganggu, kalau makin malam makin susah tidurnya. Musiknya kencang,” kata Veronica.

Kepala Keamanan Sudirman Mansion, Supardi, mengungkapkan sebagian besar penghuni yang terdiri dari WN Korea dan WN Jepang telah menyampaikan ketidaknyamanan kepadanya. Menanggapi keluhan itu, pihaknya sudah mencoba mengirim somasi ke bar yang letaknya di atap gedung seberang namun tak juga direspons.

“Blok A dan B itu pindah karena tidak betah dengan suara musik yang terdengar dari seberang. Dentumannya sangat kencang, terutama di jam 1 atau 2 malam. Jadi kadang jam 1 penghuni kita itu teriak-teriak enggak bisa tidur. Intinya dari pihak pengelola sendiri sudah somasi ke Lucy (Lucy in the Sky-red), somasinya sudah yang ketiga,” ujar Supardi saat ditemui hari ini.

“Kita sudah minta kenyamanan karena di sini ada anak kecil, bayi dan anak yang besok harus sekolah. Jadi kasihan,” sambungnya.

Supardi menyebut suara-suara musik biasa terdengar dari bar seberang setiap akhir pekan. Terutama jika ada acara pesta tertentu. Bar tersebut memang letaknya di bagian atap gedung dan berlokasi outdoor. Tidak jarang dentuman musik yang kencang itu menggetarkan kaca lobi Sudirman Mansion.

Pengelola apartemen sudah berupaya menjalin komunikasi dengan pihak bar. Namun belum ada hasil yang memuaskan.

Akhirnya protes dilayangkan melalui spanduk berukuran raksasa yang terpampang di bagian depan apartemen. Posisi spanduk itu membentang di badan apartemen dengan panjang hampir ‘menutupi’ empat lantai bangunan.

Spanduk raksasa tersebut bertuliskan ‘Anak dan Bayi Kami Tidak Bisa Tidur karena Lucy in the Sky sangat Berisik dan Tidak Peduli Kenyamanan Warga Sekitar’. Spanduk ditulis dengan latar belakang kain kuning dengan font hitam. Dinas Pariwisata DKI Jakarta memanggil pengelola Lucy terkait keluhan tetangganya tersebut.

Apartemen Sudirman Mansion berdiri 10 tahun lalu, sedangkan Lucy in The Sky beroperasi sejak 6 tahun lalu.

Informasi berita Silet hari ini dan Gossip Artis bisa baca di situs ini !!

Dapatkan juga berita politik & berita mancanegara di situs ini !

Check Also

Jokowi-Yakin-Ragam-Bantuan-dari-RI-Tepat-untuk-Keperluan-Rohingya

Jokowi Yakin Ragam Bantuan dari RI Tepat untuk Keperluan Rohingya

Presiden Jokowi melepas pengiriman bantuan untuk etnis Rohingya yang terusir dari Rakhine State, Myanmar. Jokowi …

Jokowi-Hadiri-Dies-Natalis-Unpad-ke-60

Jokowi Hadiri Dies Natalis Unpad ke-60

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri peringatan 60 tahun berdirinya Universitas Padjadjaran (Unpad). Jokowi juga akan …

Edho-Zell,-YouTuber-'Sejuta-Umat'-yang-Merangkak-dari-Nol

Edho Zell, YouTuber ‘Sejuta Umat’ yang Merangkak dari Nol

Dulu pria ini berprofesi sebagai mc keliling dan pernah memiliki cita-cita besar, yaitu tampil di …