Rabu , 13 Desember 2017
Home / Silet.Health / Sering Makan Siang di Meja Kantor Bisa Bikin Berat Badan Naik

Sering Makan Siang di Meja Kantor Bisa Bikin Berat Badan Naik

41

Sering makan siang di meja kantor? Sebaiknya hentikan kebiasaan yang berisiko kenaikan berat badan ini.

Menurut studi, mengonsumsi makanan di meja selama jam kerja dapat menghambat produktivitas kerja. Kebiasaan ini kini menjadi sangat umum dilakukan. Dua dari tiga orang menyantap makan siang di meja kerjanya hampir setiap hari dalam seminggu.

Kebiasaan ini disebut juga dengan Al Desko atau makan di meja kerja, tidak di pantry ataupun kantin serta restoran di luar area kantor.

Akan tetapi tidak semua orang membawa bekal dengan padu padan lauk yang tidak berbau tajam. Sering kali mereka membawa bekal makanan dengan aroma menyengat seperti minyak ikan, keju serta sandwich telur. Hal ini bisa berefek buruk bagi kondisi kerja dan budaya kantor.

Menurut laporan Hindustan Times (28/11), sebuah survei yang dilakukan pada lebih dari 1.000 karyawan kantor, 2 dari 5 orang mengatakan bahwa mereka terlalu sibuk hingga tak sempat untuk pergi makan siang di luar.

Sementara itu, lebih dari setengahnya membawa bekal makanan dengan aroma menyengat karena mereka cenderung memiliki sifat antisosial.

Aroma makanan yang paling menyengat, salah satunya berasal dari bekal ikan makarel atau sarden, kemudian keju dan telur. Karena aromanya yang begitu menyengat, 1 sampai 5 pekerja tega megusir teman sekantornya yang membawa bekal tersebut dan meminta menyantapnya di luar ruangan kantor.

Walaupun begitu, tidak semua aroma makanan dapat menggantu rekan kerja. Roti panggang yang diolesi dengan butter serta aneka kue hangat dan sandwich bacon menduduki puncak daftar aroma makanan terbaik.

Gareth Cowmeadow, selaku peneliti utama mengatakan bahwa beberapa orang mungkin tidak menyadari seberapa besar efek pilihan makan siang mereka terhadap lingkungan sekitar.

Menyantap bekal makanan di meja tidak hanya sekedar melanggar etika. Akan tetapi hal ini juga bisa menambah berat badan. Para ahli telah memperingatkan bahwa budaya seperti ini yang berkembang di kantor bisa menyebabkan penambahan berat badan karena mereka seharian hanya duduk saja tanpa beranjak atau berjalan ke luar kantor.

Psikolog kesehatan mengatakan hal ini dapat mengalihkan perhatian orang untuk melupakan jika dirinya sudah makan. Dan tentu konsentrasi antara makan dan bekerja akan terpecah.

Para peneliti di Surrey University juga memperingatkan bahwa cara ini bisa membuat seseorang mudah lapar dan ingin makan lagi karena tidak memiliki waktu makan di luar kantor.

“Orang yang menikmati makanan secara Al Desko berisiko untuk meningkatkan asupan makanan mereka di kemudian hari yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan obesitas,” tutur Profesor Jane Ogden, selaku penulis utama dalam penelitian yang dilansir dalam Daily Mail (27/11).

“Memiliki waktu untuk makan siang di luar kantor dan menjauh dari meja kerja sebenarnya bagus untuk menjaga berat badan dan sesudahnya Anda tidak mudah tergiur camilan lagi. Karena otak sudah diperintahkan hanya untuk makan sehingga Anda merasa kenyang setelahnya,” tambah Ogden.

Menurutnya rasa kenyang tidak hanya sebatas hasil dari otak dan reaksi kimia, akan tetapi juga presepsi yang dipengaruhi oleh pembelajaran, emosi dan gangguan.

Selain konsentrasi terpecah dan bisa menambah berat badan, makan di meja kantor yang dekat dengan komputer juga dinilai tidak higienis. Karena dekat dengan keyboard komputer dan permukaan meja kerja penuh dengan jutaan bakteri.

Di tahun 2014, Dr Lisa Ackerley, guru besar di Royal Society of Public Health memperingatkan bahwa pekerja kantor rata-rata datang dengan kontak sekitar 10 juta bakteri per hari.

“Kita tahu dari banyaknya penelitian diperoleh fakta ada 3.000 organisme per 2,5 centimeter persegi di keyboard atau lebih dari 1.600 di mouse komputer,” tutur Ackerley.

Dengan banyaknya bakteri yang ada, bayangkan jika Anda makan tanpa mencuci tangan terebih dulu. Ada berapa banyak bakteri yang pindah ke mulut. Diketahui sekitar 16 persen orang membawa norovirus, yang menyebabkan muntah dan diare, tapi tidak menunjukkan gejala.

“Jadi Anda mungkin merasa baik-baik saja, padahal Anda membawa virus dan menyebarkannya di sekitar kantor,” tutur Dr Ackerley.

Ia merekomendasikan untuk menggunakan hand sanitizer di meja makan dan rajin untuk mencuci tangan.

Informasi berita Silet hari ini dan Gossip Artis bisa baca di situs ini !!

Dapatkan juga berita politik & berita mancanegara di situs ini !

Check Also

Jangan-Merasa-Tua-Kalau-Mau-Bercinta-Lebih-Sering

Jangan Merasa Tua Kalau Mau Bercinta Lebih Sering

Persepsi tua karena bertambahnya usia bisa membuat keinginan seks seseorang berkurang, menurut studi 2017 oleh …

Film-Porno-Ternyata-Buat-Kecewa-Pasangan-Saat-Bercinta

Film Porno Ternyata Buat Kecewa Pasangan Saat Bercinta

Sebagian pasangan suami istri menggunakan konten porno untuk meningkatkan kualitas bercinta. Hal ini didukung oleh …

Catat!-Bukan-Berat-Badan-yang-Bahaya,-Tapi-Komposisi-Lemaknya

Catat! Bukan Berat Badan yang Bahaya, Tapi Komposisi Lemaknya

Bicara soal bahaya kegemukan, berat badan kini tidak selalu menjadi indikasi tubuh Anda sudah ideal …