Sabtu , 16 Desember 2017
Home / Silet.News / Usai Kudeta, Erdogan Akan Pertimbangkan Diberlakukannya Kembali Hukuman Mati

Usai Kudeta, Erdogan Akan Pertimbangkan Diberlakukannya Kembali Hukuman Mati

85

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akan mempertimbangkan untuk memberlakukan kembali hukuman mati menyusul percobaan kudeta untuk menggulingkan pemerintahannya.

“Dalam demokrasi, keputusan dibuat berdasarkan apa yang disampaikan rakyat. Saya pikir pemerintah kami akan berbicara dengan oposisi dan membuat keputusan,” tutur Erdogan di depan kerumunan warga di Istanbul yang menyerukan hukuman mati.

“Kita tak bisa menunda ini lagi karena di negara ini, mereka yang melancarkan kudeta harus membayar untuk itu,” imbuhnya seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (18/7/2016).

Menyusul kudeta yang gagal pada Jumat, 15 Juli malam lalu, ribuan pendukung Erdogan telah menyerukan diberlakukannya kembali hukuman mati. Turki menghapuskan hukuman mati pada tahun 2004 dalam reformasi yang dimaksudkan untuk mendapatkan keanggotaan Uni Eropa.

Penerapan kembali hukuman mati, tentunya akan menimbulkan masalah lebih lanjut antara Uni Eropa dan Turki. Apalagi saat ini, pembicaraan dengan Uni Eropa mengenai keanggotaan Turki tengah mengalami kemandekan.

Erdogan menuding bekas sekutunya yang kini tinggal di Amerika Serikat, ulama terkenal Fethullah Gulen, sebagai dalang di balik kudeta tersebut. Gulen dituding menyusun ‘struktur paralel’ dalam tubuh pengadilan, kepolisian, militer dan media demi melancarkan kudeta tersebut pada Jumat (15/7) malam.

Dalam pernyataannya, Erdogan menyebut ‘kelompok teror’ yang dipimpin Gulen telah merusak tubuh militer Turki. Sebagian besar personel militer Turki dari berbagai pangkat yang terindikasi mendukung kudeta itu telah ditangkap. Gulen sendiri telah menyangkal tuduhan itu dan balik menuding Erdogan mendalangi upaya kudeta untuk memperluas kekuasaannya.

Informasi berita Silet hari ini dan Gossip Artis bisa baca di situs ini !!

Dapatkan juga berita politik & berita mancanegara di situs ini !

Check Also

Jokowi-Yakin-Ragam-Bantuan-dari-RI-Tepat-untuk-Keperluan-Rohingya

Jokowi Yakin Ragam Bantuan dari RI Tepat untuk Keperluan Rohingya

Presiden Jokowi melepas pengiriman bantuan untuk etnis Rohingya yang terusir dari Rakhine State, Myanmar. Jokowi …

Jokowi-Hadiri-Dies-Natalis-Unpad-ke-60

Jokowi Hadiri Dies Natalis Unpad ke-60

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri peringatan 60 tahun berdirinya Universitas Padjadjaran (Unpad). Jokowi juga akan …

Edho-Zell,-YouTuber-'Sejuta-Umat'-yang-Merangkak-dari-Nol

Edho Zell, YouTuber ‘Sejuta Umat’ yang Merangkak dari Nol

Dulu pria ini berprofesi sebagai mc keliling dan pernah memiliki cita-cita besar, yaitu tampil di …