Thursday , July 20 2017
banner 728 x 125
Home / Silet.News / Kapolri Menyebut Aksi 2 Desember Punya Agenda Gelap untuk Jatuhkan Pemerintah

Kapolri Menyebut Aksi 2 Desember Punya Agenda Gelap untuk Jatuhkan Pemerintah

119

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan aksi 2 Desember punya tujuan terselubung. Aksi ini diduga Polri ingin berupaya menjatuhkan pemerintah.

“Ada agenda-agenda gelap terkait yang lain dalam rangka untuk menjatuhkan pemerintah,” kata Tito kepada wartawan usai jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (21/11/2016).

Kapolri memastikan aksi yang akan digelar di Jl Jenderal Sudirman-MH Thamrin dilarang. Maklumat akan dikeluarkan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan.

“(Aksi 2 Desember di Jl Sudirman-MH Thamrin) Dipastikan dilarang,” tegas Tito.

Menurut Tito, aksi damai yang diawali salat Jumat harusnya digelar di masjid-masjid. Jangan sampai menutup jalan protokol yang akan merugikan banyak masyarakat. Aksi damai ini digagas Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI.

“Kalau mau salat Jumat di Istiqlal, Monas, Lapangan Banteng monggo. Tapi kalau di jalan raya yang menutup di jalan vital, strategis Jakarta, tidak bisa,” ujarnya.

Informasi berita Silet hari ini dan Gossip Artis bisa baca di situs ini !!

Dapatkan juga berita politik & berita mancanegara di situs ini !

Check Also

4

Karangan Bunga untuk Ahok di Balai Kota Capai Angka 1.000 Buah

Karangan bunga berisi dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terus berdatangan dari …

27

Presenter TV Jadi Korban Tewas Kecelakaan Nahas di Mampang

Korban kecelakaan antara mobil Toyota Avanza yang menabrak truk diketahui berjumlah dua orang. Salah satunya …

10

Ahok Disambut Warga Dengan Bunga di Balai Kota

Kedatangan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke Balai Kota telah ditunggu sejumlah warga. …

Powered by themekiller.com