Tuesday , July 25 2017
banner 728 x 125
Home / Silet.Ragam / Cara Orangtua Prancis Didik Anak Agar Mencintai Makanan

Cara Orangtua Prancis Didik Anak Agar Mencintai Makanan

13

Anak-anak di Prancis dikenal disiplin saat makan. Sejak dini mereka dilatih mencintai makanan dan dekat dengan keluarga.

Sejak kecil, anak-anak perlu diperkenalkan beragam jenis makanan sehat. Selain bisa mengajarkan kedisiplinan, anak-anak juga tak perlu menjadi ‘picky eater’. Karena apa yang disajikan di rumah akan disukai si kecil jika mereka dibiasakan ikuti cara ini.

1. Rasa makanan

Pendidikan rasa berarti mengajarkan anak-anak untuk menghargai dan menikmati berbagai macam rasa di dunia dalam bentuk makanan yang disajikan di atas meja. Pendidikan rasa dimulai saat awal si kecil dilahirkan dan diperkuat dengan memberikan aneka jenis makanan saat ia mulai belajar makan.

Di usia dua tahun, anak bisa diajarkan untuk duduk makan bersama keluarga secara formal tapi santai. Sedangkan di usia empat tahun anak-anak saat makan siang bisa menikmati satu set hidangan lengkap mulai dari pembuka, utama hingga dessert.

Memberikan keanekaragaman rasa bisa merangsang semua indera si kecil termasuk pikiran dan emosi. Pada survei yang dilakukan pada 50 tempat penitipan bayi dan balita ada 455 ibu dan ayah di Prancis menyebutkan bahwa beberapa praktek seperti bermain musik serta membaca bisa membantu menstimulasi anak selain memperkenalkan rasa makanan.

2. Beri batasan

Sebuah studi perbandingan menemukan bahwa ketika orangtua Amerika berbicara dengan anak-anak mereka di meja makan, mereka berbicara tentang apa yang anak harus makan dalam hal gizi. Sedangkan ketika orang Italia berbicara di meja mereka akan membicarakan tentang apa yang anak-anak ingin makan dan mendorong mereka untuk mengembangkan seleranya masing-masing.

Salah satu hal yang paling mengejutkan adalah bahwa ibu di Prancis merangsang selera anak-anak dengan mengonsumsi makanan yang telah disediakan sehingga anak-anak tidak perlu memilih dan menikmati makanan yang disajikan orangtua.

3. Fokus makan dengan keluarga

Menurut survei nasional baru-baru ini di AS oleh CASAColumbia, remaja yang lebih sering makan dengan keluarga memiliki hubungan yang lebih baik dengan orang tua mereka. Disarankan untuk makan bersama di meja makan setidaknya lima kali dalam seminggu dengan durasi waktu 20 menit. Ini dapat menimbulkan efek positif pada kesehatan dan hubungan keluarga.

Akan tetapi menjadwalkan makan bersama bisa jadi suatu tantangan. Anak-anak dan remaja memiliki kesibukan di sekolah dan beberapa orangtua juga akan sibuk dengan pekerjaan. Penelitian menunjukkan bahwa sedikit waktu yang didapat dari percakapan di meja makan juga bisa hasilkan keuntungan yang besar.

Ketika Anda duduk di meja pastikan matikan televisi dan juga gadget. Dalam penelitian terbaru, para peneliti memiliki dua kelompok keluarga berbagi makanan di laboratorium yang dibuat seperti layaknya rumah makan. Satu kelompok tidak memiliki ganguan dan kelompok lain justru diberi gangguan. Para peneliti menemukan bahwa kelompok terganggu lebih banyak konsumsi cookies. Semakin sulit fokus pada makanan, semakin mereka tergoda untuk makan berlebihan.

Di Prancis orangtua juga mengajarkan anak-anak untuk makan bersama tanpa gangguan apapun. Mereka menikmati makanan favorit dan benar-benar menikmatinya. Perhatikan intensitas rasa dan menikmati setiap potong makanan.

Informasi berita Silet hari ini dan Gossip Artis bisa baca di situs ini !!

Dapatkan juga berita politik & berita mancanegara di situs ini !

Check Also

30

Siri Sekarang Bisa Bacakan Pesan WhatsApp Lho!

Aplikasi WhatsApp di iOS kembali diperbarui. Kini menghadirkan fitur yang memungkinkan Siri untuk membacakan pesan …

15

Ternyata Efek dari Ciuman Itu Mengejutkan

Bagi yang sudah menikah, berciuman dengan pasangan bisa membuat hubungan makin intim dan romantis. Faktanya …

99

Pria Tidak Memiliki Akun Media Sosial Itu Ternyata Lebih Menarik

Saat ini media sosial seperti kebutuhan. Satu orang bisa memiliki lebih dari satu akun media …

Powered by themekiller.com