Friday , July 21 2017
banner 728 x 125
Home / Silet.Health / Saat Perjalanan Traveling, Bolehkah Gosok Gigi Diganti dengan Berkumur?

Saat Perjalanan Traveling, Bolehkah Gosok Gigi Diganti dengan Berkumur?

12

Pernahkah kamu melewatkan waktu menggosok gigi saat traveling? Karena masih di perjalanan sehingga dianggap kondisi ‘darurat’, menggosok gigi lantas diganti dengan berkumur-kumur.

Prof Dr drg Melanie Sadono Djamil, MBiomed menegaskan menggosok gigi tidak bisa digantikan dengan kumur-kumur saja, meskipun kumur menggunakan mouth wash. Alasannya, kumur-kumur tidak bisa melepas ikatan sisa makanan pada permukaan gigi ataupun pada mukosa rongga mulut.

“Apalagi kalau traveling jauh, perjalanan berjam-jam kan biasanya kita sering ngemil, layer sisa makanan di permukaan gigi jadi makin banyak dan tebal. Makin susah lepasnya,” terang Prof Melanie.

Karena itu, lanjutnya, traveling bukan menjadi alasan untuk melewatkan waktu menggosok gigi. Karena itu perlu ditanamkan sejak dini bahwa menggosok gigi adalah kebutuhan dan bukan sekadar aktivitas pelengkap.

“Kalau kita ngemil terus, makan terus, lalu kita nggak gosok gigi, itu rongga mulut asam terus. Nggak ada kesempatan menjadi basa. Ini bisa merusak gigi,” imbuh Prof Melanie.

Terkait sikat gigi yang dibawa traveling, kata Prof Melanie, upayakan selalu membersihkannya dengan air mengalir pada saat hendak digunakan dan setelah selesai dipakai. Setelah itu, keringkan sikat gigi dengan handuk. Ini penting untuk meminimalkan penyediaan tempat bagi jamur untuk berkembang biak.

Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication Orang Tua menambahkan saat ini sudah ada sikat gigi yang menggunakan bulu sikat nano charcoal. Partikel nano charcoal ini memiliki sifat antibakteri, sehingga bisa lebih memaksimalkan membersihkan sela-sela gigi.

“Sementara pasta gigi yang mengandung micro charcoal dapat menyerap kotoran dan membersihkan sampai ke sela-sela gigi yang sulit dijangkau,” kata Hari di sela-sela peluncuran Formula Flip Go di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu.

Terkait white charcoal, menurut Prof Melanie, itu adalah arang putih yang memang memiliki kemampuan antibakteri dibandingkan bahan pembuat bulu sikat dari nilon. “Air lebih cepat diserap, sehingga lebih kering,” ujar Prof Melanie.

Informasi berita Silet hari ini dan Gossip Artis bisa baca di situs ini !!

Dapatkan juga berita politik & berita mancanegara di situs ini !

Check Also

32

1 Sendok Cuka Apel Ternyata Punya Banyak Manfaat

Apel, buah asam-manis ini bisa dibilang salah satu buah yang powerful untuk kesehatan. Salah satu …

13

Alasan Mengapa Kamu Harus Rutin Mengonsumsi Sayur

Siapa yang di sini tidak suka makan sayur? Hayo, coba angkat tangan? Yup, tidak semua …

96

5 Alasan Pentingnya Konsumsi Buah Pisang Secara Rutin

Buah pisang merupakan buah paling populer dan bisa ditemukan di saja, kapan saja dan pastinya …

Powered by themekiller.com