Friday , July 21 2017
banner 728 x 125
Home / Silet.Life / Memaafkanmu Itu Mudah Tapi Melupakanmu Kesalahan Itu Hal yang Berbeda

Memaafkanmu Itu Mudah Tapi Melupakanmu Kesalahan Itu Hal yang Berbeda

158

Setiap orang pernah berbuat kesalahan. Masing-masing dari kita pernah meminta dan menerima maaf. Kita diajarkan untuk bisa selalu memaafkan kesalahan orang lain. Tapi terkadang kenyataannya lebih sulit dan rumit dari yang pernah kita bayangkan.

Saat ada seseorang berbuat kesalahan dan melukai perasaanmu, sulit untuk rasanya langsung memaafkannya begitu saja. Sebagai contoh, seseorang yang begitu kamu cintai mengaku khilaf telah menduakanmu atau ada sahabat yang begitu kamu percaya tapi malah mengkhianatimu. Saat hati sudah terluka, memberi maaf jelas bukan hal yang mudah untuk dilakukan.

Memaafkan Itu Mudah Tapi Juga Meninggalkan Sebuah Luka
Mudah kok memaafkan. Bahkan memintanya untuk minta maaf terlebih dahulu pun sebenarnya bukan hal yang begitu rumit. Hanya saja segalanya akan terasa berbeda. Ada luka yang ditorehkan. Ada lubang dalam hati yang kemudian meninggalkan keresahan. Banyak hal yang terasa berbeda. Dia yang kamu kenal bukan lagi orang yang sama. Dia telah melukaimu, sulit untuk bersikap seperti dulu lagi padanya.

Memaafkan dan Melupakan Kesalahan yang Ia Perbuat Bisa Jadi Dua Hal yang Berbeda
Memberi maaf bisa dilakukan dalam detik yang sama. Tapi butuh waktu lama hingga bertahun-tahun untuk melupakan kesalahan yang pernah ia perbuat. Sekalipun kamu sudah memaafkannya, memandangnya akan memberi rasa yang berbeda. Setiap kali kamu berusaha untuk melupakan kesalahan yang ia perbuat, semakin kuat ingatan akan luka yang pernah ia berikan padamu. Menghabiskan waktu bersamanya menjadi hal yang terasa begitu menyiksa.

Kita Rela Memaafkan karena Kita Tak Ingin Ada Hubungan yang Retak
Sakit hati ini rasanya ketika harus memaafkan orang yang berbuat salah pada kita. Lebih menyakitkan lagi ketika kita kemudian yang malah meminta maaf hanya karena kita tak ingin membuat “si pihak bersalah” merasa sakit hati. Keadaan memang bisa terasa begitu rumit. Hanya saja kadang kita memang harus rela korban perasaan karena yang kita inginkan adalah hubungan yang sudah terbangun tak retak. Kita menghargai ikatan yang sudah ada daripada memenangkan ego pribadi.

Meski Sulit untuk Melupakan Kesalahan yang Lalu, Memaafkan Jadi Cara untuk Membuka Lembaran Baru
Setelah memaafkan, bukan jaminan kita akan lupa begitu saja dengan kesalahan yang ia perbuat. Luka yang sudah kamu rasa meskipun sudah hilang, bekasnya kadang masih bisa terlihat. Ada yang berubah dalam hubungan dan caramu berkomunikasi dengannya. Tapi selalu ada cara untuk membuka lembaran yang baru.

Informasi berita Silet hari ini dan Gossip Artis bisa baca di situs ini !!

Dapatkan juga berita politik & berita mancanegara di situs ini !

Cara Daftar Sbobet Daftar Ionclub Daftar Maxbet Daftar Akun Maxbet Bocoran Prediksi Togel Daftar Klik4d Majalah Prediksi Bola Panduan Sbobet Wap Agen Macaubet Daftar Lexus88 Daftar Akun Sbobet Agen Liga365 Daftar Poker8indo Link Alternatif Sbobet Daftar S128 Daftar Akun Sbobet Agen Liga365 Daftar Poker8indo Link Alternatif Sbobet Daftar S128 Daftar Casino Sbobet Daftar rolet Daftar cf88vn Agen Cf88vn Rolet Online Daftar Joker123 Daftar Judi Ikan Daftar Tembak Ikan Daftar Akun Joker123 Daftar Poker Place Daftar Akun Togel Jadul Cara Main Togel Jadul Daftar Sabung Ayam

Check Also

33

Mencintai Orang yang Salah Memang Luka, Tapi Itu Membuatmu Dewasa

Sudah berapa kali kamu mencintai orang yang salah? Seberapa sering kamu merasa terluka dan terpuruk …

14

Sepenggal Kisah Kartini di Masa Lalu

Nama Raden Ajeng Kartini jelas sudah sangat familiar di telinga masyarakat Indonesia. Wanita yang lahir …

98

Wanita yang Beneran Kaya Lebih Bahagia Tampil Sederhana

Nggak bisa dipungkiri kalau kita sering menilai dan menghakimi seseorang dari penampilannya. Kita sering tertipu …

Powered by themekiller.com