Sabtu , 21 Oktober 2017
Home / Silet.Health / Berjalan Lebih Dianjurkan untuk Jaga Kesehatan Tulang Daripada Bersepeda

Berjalan Lebih Dianjurkan untuk Jaga Kesehatan Tulang Daripada Bersepeda

110

Beragam aktivitas fisik telah lama dipercaya sebagai sarana untuk menambah kebugaran dan kesehatan tubuh. Nah, untuk menjaga tulang tetap sehat dan kuat, aktivitas fisik seperti apa yang dianjurkan?

Baru-baru ini, salah satu studi yang disampaikan pada European Congress of Endocrinology mengungkapkan bahwa berjalan lebih efektif untuk meningkatan kesehatan tulang. Dalam jangka panjang, berjalan dinilai lebih efektif meningkatkan kesehatan tulang dibanding kegiatan yang tidak menahan beban seperti bersepeda.

“Setiap hari, pria dan wanita perlu latihan moderat untuk menjaga kesehatan. Namun, temuan kami menunjukkan bahwa mereka yang memiliki risiko tulang lemah, lebih baik berjalan saja daripada berenang atau bersepeda,” ujar Dr Giovanni Lombardi, penulis utama studi ini.

Pernyataan tersebut senada dengan hasil penelitian sebelumnya dari Istituto Orrtopedico Galeazzi di Milan. Disebutkan bahwa pengendara sepeda balap memiliki risiko lebih tinggi mengidap resorpsi tulang kronis yaitu suatu kondisi di mana kalsium dari tulang dilepaskan dalam aliran darah. Akibatnya, aktivitas fisik seperti bersepeda malah dapat melemahkan tulang.

Untuk studinya, Lombardi mengukur konstituen tulang serta hormon yang terkait dengan regulasi energi pada dua kelompok responden. Salah satu teori yang bisa menjelaskan efek dari latihan yang berbeda pada pembentukan tulang adalah peran osteocalcin.

“Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa osteocalcin berkomunikasi dengan sel-sel beta di pankreas, yang mengatur metabolisme glukosa tubuh,” tutur Lombardi.

Hasil studi menunjukkan, dibanding kelompok kontrol, pelari ultramaraton memiliki kadar Procollagen type 1 amino-terminal propeptide (P1NP) yang lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol. Hal itu menunjukkan mereka dapat mengalihkan energi untuk tulang, tetapi tetap mendapat keuntungan untuk kesehatan tulang dalam jangka panjang.

“Karena berjalan memberikan tubuh beban fisik yang lebih tinggi daripada berenang atau bersepeda, bisa jadi kekuatan ini merangsang jaringan tulang untuk memberikan sinyal ke pankreas untuk membantu memenuhi kebutuhan energi dalam jangka panjang,” ujar Lombardi, dikutip dari Science Daily.

Dengan aktivitas seperti berjalan, tulang tidak hanya diam dan menganggur tetapi juga aktif berkomunikasi dengan organ dan jaringan lain untuk mendorong kebutuhan energi tubuh dan energi tulang. Lebih lanjut, menurut Lombardi, studi ini penting karena semakin banyak orang mempelajari interaksi tulang dan metabolisme tubuh. Sehingga, pemahaman terhadap penyakit seperti diabetes dan osteoporosis pun lebih baik.

Informasi berita Silet hari ini dan Gossip Artis bisa baca di situs ini !!

Dapatkan juga berita politik & berita mancanegara di situs ini !

Check Also

Jangan-Merasa-Tua-Kalau-Mau-Bercinta-Lebih-Sering

Jangan Merasa Tua Kalau Mau Bercinta Lebih Sering

Persepsi tua karena bertambahnya usia bisa membuat keinginan seks seseorang berkurang, menurut studi 2017 oleh …

Film-Porno-Ternyata-Buat-Kecewa-Pasangan-Saat-Bercinta

Film Porno Ternyata Buat Kecewa Pasangan Saat Bercinta

Sebagian pasangan suami istri menggunakan konten porno untuk meningkatkan kualitas bercinta. Hal ini didukung oleh …

Catat!-Bukan-Berat-Badan-yang-Bahaya,-Tapi-Komposisi-Lemaknya

Catat! Bukan Berat Badan yang Bahaya, Tapi Komposisi Lemaknya

Bicara soal bahaya kegemukan, berat badan kini tidak selalu menjadi indikasi tubuh Anda sudah ideal …