Jumat , 24 November 2017
Home / Silet.Health / Dampak Patah Hati ke Tubuh Bisa Picu Kematian

Dampak Patah Hati ke Tubuh Bisa Picu Kematian

92

Dampak yang muncul saat patah hati paling teramati pada kejiwaan. Tapi jangan salah, penurunan berat badan dan bahkan kematian juga bisa dipicu oleh rasa sedih karena kehilangan sesuatu.

Seperti yang terjadi di akhir tahun 2016, seorang perempuan sukses menurunkan bobot hingga 46 kg hanya dalam 3 tahun. Rasa kecewa terhadap pasangannya yang berselingkuh membakar motivasinya untuk hidup lebih sehat melalui program penurunan berat badan.

Di kalangan para ilmuwan, dampak patah hati pada kesehatan sudah lama menjadi perhatian. Berbagai penelitian pernah dilakukan untuk mengungkapnya, dan berikut ini beberapa fakta terkait hal itu.

1. Perubahan denyut jantung

Umumnya, rasa sedih berdampak buruk pada kesehatan kardiovaskular. Penelitian di Denmark mengungkap bahwa dalam setahun setelah putus cinta, risiko mengalami denyut jantung tidak teratur atau atrial fibrilation meningkat hingga 40 persen. Makin tua usia seseorang, risikonya bahkan bisa lebih tinggi lagi.

Namun dampak tersebut bisa berbeda-beda secara individual. Dalam sebuah artikel di situs Reddit, seorang pria mengunggah hasil eksperimen yang dilakukannya dalam sebulan setelah putus cinta. Data yang terekam dalam perangkat heart rate monitoring miliknya menunjukkan denyut jantungnya justru makin stabil dalam 30 hari sejak berpisah dari kekasihnya.

“Well, setidaknya kamu punya data yang membuktikan bahwa dirimu lebih baik saat tidak bersamanya,” katanya.

2. Penurunan berat badan

Dampak positif dari hati yang terluka juga dialami oleh seorang perempuan bernama Betsy Ayala. Bobotnya mencapai 118 kg ketika ia mendapati pasangannya selingkuh. Betapa sakit hati Betsy karena kenyataan pahit itu harus terungkap persis setelah melahirkan anak kedua.

Energi berlebih yang meledak-ledak dari kekecewaan tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Betsy. Dari peristiwa tersebut, ia mendapat motivasi ekstra untuk menerapkan gaya hidup yang lebih sehat. Dalam 3 tahun berselang, bobotnya turun sebanyak 46 kg.

3. Kematian akibat broken heart syndrome

Sindrom ini sering dikaitkan dengan takotsubo cardiomyopathy, yang dampaknya paling terasa di sistem kardiovaskular.

Ketika seseorang mengalami patah hati atau kesedihan yang mendalam, tubuh memproduksi lebih banyak hormon stres atau kortisol. Pada sebagian orang, kondisi ini bisa meningkatkan risiko serangan jantung maupun stroke.

Informasi berita Silet hari ini dan Gossip Artis bisa baca di situs ini !!

Dapatkan juga berita politik & berita mancanegara di situs ini !

Cara Daftar Sbobet Daftar Ionclub Daftar Maxbet Daftar Akun Maxbet Bocoran Prediksi Togel Daftar Klik4d Majalah Prediksi Bola Panduan Sbobet Wap Agen Macaubet Daftar Lexus88 Daftar Akun Sbobet Agen Liga365 Daftar Poker8indo Link Alternatif Sbobet Daftar S128 Daftar Akun Sbobet Agen Liga365 Daftar Poker8indo Link Alternatif Sbobet Daftar S128 Daftar Casino Sbobet Daftar rolet Daftar cf88vn Agen Cf88vn Rolet Online Daftar Joker123 Daftar Judi Ikan Daftar Tembak Ikan Daftar Akun Joker123 Daftar Poker Place Daftar Akun Togel Jadul Cara Main Togel Jadul Daftar Sabung Ayam

Check Also

Jangan-Merasa-Tua-Kalau-Mau-Bercinta-Lebih-Sering

Jangan Merasa Tua Kalau Mau Bercinta Lebih Sering

Persepsi tua karena bertambahnya usia bisa membuat keinginan seks seseorang berkurang, menurut studi 2017 oleh …

Film-Porno-Ternyata-Buat-Kecewa-Pasangan-Saat-Bercinta

Film Porno Ternyata Buat Kecewa Pasangan Saat Bercinta

Sebagian pasangan suami istri menggunakan konten porno untuk meningkatkan kualitas bercinta. Hal ini didukung oleh …

Catat!-Bukan-Berat-Badan-yang-Bahaya,-Tapi-Komposisi-Lemaknya

Catat! Bukan Berat Badan yang Bahaya, Tapi Komposisi Lemaknya

Bicara soal bahaya kegemukan, berat badan kini tidak selalu menjadi indikasi tubuh Anda sudah ideal …