Jumat , 24 November 2017
Home / Silet.Life / Hidup Itu Murah, yang Bikin Mahal Itu Gengsi

Hidup Itu Murah, yang Bikin Mahal Itu Gengsi

109

Sudah sering pastinya kita mendengar anjuran dan nasihat untuk selalu mensyukuri semua hal yang kita punya. Makin banyak bersyukur makin bahagialah kita. Hidup sederhana pun bisa membuat kita tetap bahagia. Asalkan kita tak selalu termakan ego apalagi gengsi belaka.

Kita Jadi Lupa Akan Prioritas Hidup Kita yang Sebenarnya
Banyak hal, target, dan prioritas penting yang terlewat. Itu semua karena kita terlalu mementingkan diri sendiri. Terlalu mendahulukan ego dan gengsi ingin melakukan hal yang sebenarnya belum terlalu penting untuk hidup kita. Seperti beli tas mahal hingga puluhan juta hanya karena tak mau dianggap dipandang rendah oleh teman kita. Padahal sebenarnya yang kita butuhkan hanyalah benda yang fungsinya memang kita butuhkan. Akibatnya, pengeluaran bisa jadi tak terduga dan prioritas untuk membayar biaya sekolah anak misalnya jadi terbengkalai.

Menuruti Gengsi Itu Tak Akan Pernah Ada Habisnya
Sesuatu yang wajar dan alamiah memang saat seseorang ingin jadi lebih baik dan lebih unggul dari lainnya. Dan seringkali karena gengsi tak mau kalah dengan orang lain, kita jadi memaksakan diri melakukan sesuatu yang di luar batas kita. Hal itu pun tak akan langsung berhenti begitu saja. Kita jadi tak mau kalah dengan orang lain. Selalu saja ingin mengungguli orang lain meski sebenarnya kapasitas kita masih belum mumpuni.

Menuruti Gengsi Membuat Kita Lupa Diri
Karena hanya ingin meniru orang lain atau tak mau kalah dengan orang lain, kita jadi mengorbankan banyak hal. kita jadi lupa diri. Lebih memilih untuk memakai topeng agar mendapat pujian daripada jadi diri sendiri. Semakin lama dibiarkan, rasa gengsi itu bisa menguasai hidup kita seutuhnya. Menelan hidup kita bulat-bulat. Hanya karena ingin terlihat keren, kita menghalalkan segala cara untuk membeli barang-barang mewah misalnya. Padahal itu nantinya akan jadi masalah yang makin besar dan tak berkesudahan sehingga jadi bencana.

Kita Jadi Lupa Apa Itu Bersyukur
Tak pernah merasa puas, selalu menuruti gengsi, hingga akhirnya jadi lupa diri. Akibatnya kita makin lupa apa itu bersyukur. Tak pernah lagi kita sengaja meluangkan waktu untuk mengucap syukur. Bahagia yang dirasa hanyalah sesuatu yang semu.

Mulai sekarang kita harus lebih bijak lagi mengatur prioritas. Memenuhi kebutuhan kita secukupnya. Serta menjalani hari-hari sesuai dengan kemampuan kita yang terbaik.

Informasi berita Silet hari ini dan Gossip Artis bisa baca di situs ini !!

Dapatkan juga berita politik & berita mancanegara di situs ini !

Cara Daftar Sbobet Daftar Ionclub Daftar Maxbet Daftar Akun Maxbet Bocoran Prediksi Togel Daftar Klik4d Majalah Prediksi Bola Panduan Sbobet Wap Agen Macaubet Daftar Lexus88 Daftar Akun Sbobet Agen Liga365 Daftar Poker8indo Link Alternatif Sbobet Daftar S128 Daftar Akun Sbobet Agen Liga365 Daftar Poker8indo Link Alternatif Sbobet Daftar S128 Daftar Casino Sbobet Daftar rolet Daftar cf88vn Agen Cf88vn Rolet Online Daftar Joker123 Daftar Judi Ikan Daftar Tembak Ikan Daftar Akun Joker123 Daftar Poker Place Daftar Akun Togel Jadul Cara Main Togel Jadul Daftar Sabung Ayam

Check Also

Cari-Oleh-oleh-Unik-di-Singapura,-Ini-Tempatnya

Cari Oleh-oleh Unik di Singapura Disini Tempatnya

Kamu yang mencari oleh-oleh unik dan tidak biasa dari Singapura, wajib berkunjung ke tempat satu …

Akhir-Pekan,-Menikmati-Kota-Tua-Banda-Aceh

Akhir Pekan, Menikmati Kota Tua Banda Aceh

Akhir pekan di Banda Aceh bisa dihabiskan dengan melakukan banyak hal. Salah satunya adalah berwisata …

Nasib-Galaxy-Note-8-Setelah-Digores,-Dibakar,-Dibengkokkan

Nasib Galaxy Note 8 Setelah Digores, Dibakar, Dibengkokkan

Baru juga dipasarkan, Galaxy Note 8 sudah harus menghadapi siksaan. Seorang reviewer melakukan pengujian goresan, …