Selasa , 24 Oktober 2017
Home / Silet.News / Kapolda Metro Jaya Membantah Adanya Jaminan Jessica Tidak di Hukum Mati

Kapolda Metro Jaya Membantah Adanya Jaminan Jessica Tidak di Hukum Mati

124

Kepolisian Australia bersedia membantu Polri dalam mengungkap kasus Jessica Kumala Wongso dengan jaminan tak ada hukuman mati dalam kasus ini. Namun hal itu dibantah oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto.

“Siapa yang jamin itu? Enggak ada. Kita enggak tahu itu, enggak ngerti saya,” kata Irjen Moechgiyarto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (3/6/2016).

Kapolda menegaskan, keputusan dijatuhi hukuman mati atau tidaknya Jessica dalam perkara dugaan pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan racun sianida, adalah kewenangan majelis hakim dalam persidangan nanti.

Ia menegaskan, polisi tidak memiliki kewenangan untuk memberikan jaminan tersebut. “Itu urusan pengadilan bukan urusan polisi lagi,” tegas Moechgiyarto.

Mantan Kapolda Jawa Barat ini juga memastikan tidak ada kesepakatan-kesepakatan khusus antara penyidik Polda Metro Jaya dengan Kepolisian Australia dalam penyidikan soal Jessica di Australia.

“Enggak ada (kesepakatan khusus), kita profesional. Kita kan cari data, fakta-fakta kita dapatkan itu. Nah itulah yang dimasukkan dalam berkas,” tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono. Menurut Awi, polisi tidak punya wewenang memberikan jaminan tidak adanya hukuman mati dalam kasus tersebut.

“Kalau polisi ngomong ya nanti hukumannya tidak sampai hukuman mati, itu berarti melampaui kewenangan polisi. Karena polisi tidak punya kompetensi di situ,” kata Awi.

Tugas polisi, kata Awi, hanya menyidik kasus tersebut sampai berkas tersebut dinyatakan P21 (lengkap) oleh pihak kejaksaan.

Jaminan tertulis dari Indonesia itu diungkapkan seorang juru bicara Departemen Kehakiman Australia pada ABC Australia.

“Pemerintah Indonesia sudah memberikan jaminan secara tertulis kepada pemerintah Australia bahwa hukuman mati tidak akan dituntut ataupun dijatuhkan dalam kasus ini,” ujar juru bicara Departemen Kehakiman seperti dilansir Australia Plus ABC Australia, Rabu (1/6/2016).

Sedangkan Kantor Menteri Kehakiman Michael Keenan mengatakan tidak akan memberikan surat jaminan itu kepada ABC.

Sebelumnya diberitakan Australia membantu Polri dalam kasus Jessica Kumala Wongso, tersangka pembunuh Wayan Mirna Salihin. Namun, Australia membantu setelah mendapat jaminan.

Informasi berita Silet hari ini dan Gossip Artis bisa baca di situs ini !!

Dapatkan juga berita politik & berita mancanegara di situs ini !

Check Also

Jokowi-Yakin-Ragam-Bantuan-dari-RI-Tepat-untuk-Keperluan-Rohingya

Jokowi Yakin Ragam Bantuan dari RI Tepat untuk Keperluan Rohingya

Presiden Jokowi melepas pengiriman bantuan untuk etnis Rohingya yang terusir dari Rakhine State, Myanmar. Jokowi …

Jokowi-Hadiri-Dies-Natalis-Unpad-ke-60

Jokowi Hadiri Dies Natalis Unpad ke-60

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri peringatan 60 tahun berdirinya Universitas Padjadjaran (Unpad). Jokowi juga akan …

Edho-Zell,-YouTuber-'Sejuta-Umat'-yang-Merangkak-dari-Nol

Edho Zell, YouTuber ‘Sejuta Umat’ yang Merangkak dari Nol

Dulu pria ini berprofesi sebagai mc keliling dan pernah memiliki cita-cita besar, yaitu tampil di …