Rabu , 12 Desember 2018
Home / Silet.News / Polisi Turki Menangkap 6 Orang Terkait Penembakan Dubes Rusia

Polisi Turki Menangkap 6 Orang Terkait Penembakan Dubes Rusia

93

Kepolisian Turki menangkap enam orang terkait pembunuhan Duta Besar Rusia, Andrei Karlov. Mereka yang ditangkap termasuk ayah, ibu dan saudara perempuan pelaku pembunuhan, Mevlut Mert Altintas (22).

Dilaporkan kantor berita Turki, Anadolu, seperti dilansir Reuters, Selasa (20/12/2016), ibunda, ayah dan saudara perempuan pelaku, serta dua kerabatnya telah ditangkap polisi di Provinsi Aydin. Ibu dan saudara perempuan pelaku dimintai keterangan oleh polisi, sejak Senin (19/12) malam waktu setempat.

Satu orang lainnya yang ditangkap adalah teman yang tinggal satu apartemen dengan pelaku di Ankara. Namun, identitas orang-orang yang ditangkap terkait kasus ini tidak dirilis ke publik. Peran orang-orang itu dalam kasus ini juga tidak dijelaskan lebih lanjut.

Motif di balik pembunuhan ini masih diselidiki. Namun pelaku sempat meneriakkan kata-kata “Jangan lupakan Aleppo, jangan lupakan Suriah!” dalam bahasa Turki serta seruan ‘Allahu akbar’ saat beraksi.

Altintas diketahui bekerja sebagai polisi antihuru-hara di Ankara selama 2,5 tahun dan sedang tidak bertugas saat penembakan terjadi. Altintas yang mengenakan setelan jas rapi warna hitam lengkap dengan dasi ini, berdiri di belakang Dubes Karlov yang sedang berpidato di sebuah galeri seni di Ankara.

Tiba-tiba, Altintas melepas tembakan ke arah punggung Dubes Karlov sebanyak lima kali. Tembakan itu menumbangkan Dubes Karlov, yang nyawanya tidak bisa diselamatkan petugas medis yang tiba di lokasi.

Sedangkan Altintas sendiri akhirnya tewas ditembak polisi setempat, setelah sempat terlibat baku tembak.

Hingga Selasa (20/12) pagi waktu setempat, kepolisian Turki masih mondar-mandir di sekitar galeri seni yang menjadi lokasi kejadian. Garis polisi masih dipasang di lokasi penembakan.

Otoritas Turki meyakini bahwa Altintas merupakan bagian dari jaringan Organisasi Teroris Fethullah (FETO) yang dipimpin oleh ulama ternama Fethullah Gulen yang kini menetap di Pennsylvania, Amerika Serikat. Bahkan Wali Kota Ankara, Melih Gokcek, menuding Gulen merencanakan pembunuhan Dubes Rusia ini.

Dalam pernyataannya, Gulen melontarkan kecaman untuk pembunuhan ini dan meminta pemerintah Turki menangkap pihak yang bertanggung jawab.

Informasi berita Silet hari ini dan Gossip Artis bisa baca di situs ini !!

Dapatkan juga berita politik & berita mancanegara di situs ini !

Cara Daftar Sbobet Daftar Ionclub Daftar Maxbet Daftar Akun Maxbet Bocoran Prediksi Togel Daftar Klik4d Majalah Prediksi Bola Panduan Sbobet Wap Agen Macaubet Daftar Lexus88 Daftar Akun Sbobet Agen Liga365 Daftar Poker8indo Link Alternatif Sbobet Daftar S128 Daftar Akun Sbobet Agen Liga365 Daftar Poker8indo Link Alternatif Sbobet Daftar S128 Daftar Casino Sbobet Daftar rolet Daftar cf88vn Agen Cf88vn Rolet Online Daftar Joker123 Daftar Judi Ikan Daftar Tembak Ikan Daftar Akun Joker123 Daftar Poker Place Daftar Akun Togel Jadul Cara Main Togel Jadul Daftar Sabung Ayam

Check Also

Jokowi-Yakin-Ragam-Bantuan-dari-RI-Tepat-untuk-Keperluan-Rohingya

Jokowi Yakin Ragam Bantuan dari RI Tepat untuk Keperluan Rohingya

Presiden Jokowi melepas pengiriman bantuan untuk etnis Rohingya yang terusir dari Rakhine State, Myanmar. Jokowi …

Jokowi-Hadiri-Dies-Natalis-Unpad-ke-60

Jokowi Hadiri Dies Natalis Unpad ke-60

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri peringatan 60 tahun berdirinya Universitas Padjadjaran (Unpad). Jokowi juga akan …

Edho-Zell,-YouTuber-'Sejuta-Umat'-yang-Merangkak-dari-Nol

Edho Zell, YouTuber ‘Sejuta Umat’ yang Merangkak dari Nol

Dulu pria ini berprofesi sebagai mc keliling dan pernah memiliki cita-cita besar, yaitu tampil di …