Minggu , 22 Oktober 2017
Home / Silet.News / Terdakwa Pembunuh Sadis Eno Dihukum 10 Tahun Bui Namun Akan Ajukan Banding

Terdakwa Pembunuh Sadis Eno Dihukum 10 Tahun Bui Namun Akan Ajukan Banding

209

Majelis hakim Pengadilan Tangerang menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara pada terdakwa pembunuh Eno, Rahmat Alim (16). Rahmat dinilai bersalah atas perbuatannya itu.

“Menyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan, menjatuhkan pidana 10 tahun,” ujar Ketua Majelis Hakim HA Suharni di Pengadilan Tangerang, Kamis (16/6/2016).

Suharni menyatakan hal yang memberatkan pertama, perbuatan yang dilakukan sadis. Kedua, mengakibatkan keluarga korban syok. Ketiga anak tidak mengakui perbuatannya. Keempat anak berbelit-belit dalam kesaksiannya. Kelima tidak ada penyesalan.

Tidak ada hal yang meringankan dalam hukuman pada Rahmat. Rahmat sebelumnya dituntut 10 tahun penjara. Dia diduga ikut terlibat bersama tersangka pembunuh lainnya. Eno dibunuh dengan sadis yakni dengan gagang cangkul ditemukan di kemaluannya.

Rahmat Alim (16), salah satu pembunuh sadis Eno Fariah divonis 10 tahun bui. Pengacara Rahmat, Alfan menyatakan akan banding terhadap vonis itu.

“Putusan ini memberatkan terdakwa. Artinya kami akan melaksanakan apa yang diinginkan klien kami. Mereka (Rahmat dan keluarganya) minta banding,” ujar Alfan, di Pengadilan Tangerang, Kamis (16/6/2016).

Menurut Alfan, Rahmat dan keluarganya tidak terima akan vonis tersebut. Alfan pun siap membela Rahmat.

“Kami ini seperti aparat lainnya menjalankan amanah UU. Kita tidak membela orangnya. Tapi kami ingin semua orang mendapatkan perlakuan yang sama di depan hukum. Semua praktisi hukum akan setuju,” kata Alfan.

Dalam kesempatan itu, Alfan menerangkan, pembacaaan vonis tidak melibatkan orang-orang yang seharusnya dilibatkan. Alfan menyebut orang lain terlibat dalam kasus ini.

“Dimas (teman Rahmat) punya pengakuan dia didatangi oleh kepolisian. Tapi kita kan tidak tahu dan apa keputusan itu. Kita minta harus dibuka. Di mana dia malam itu, harusnya dia ada juga.
Dia mengakui ditemui polisi. Kenapa dia tak pernah disebut di pengadilan?” tanya Alfan.

Polisi menetapkan 3 tersangka dalam pembunuhan sadis Eno yakni Rahmat Arifin (23), Imam Harpiadi (23) dan Rahmat Alim (16). Pelaku tidak saling kenal namun mereka memiliki motif yang sama yakni cinta bertepuk sebelah tangan pada Eno. Rahmat Alim merupakan tersangka pertama yang divonis hari ini. Dia divonis 10 tahun penjara sama dengan tuntutan jaksa.

Informasi berita Silet hari ini dan Gossip Artis bisa baca di situs ini !!

Dapatkan juga berita politik & berita mancanegara di situs ini !

Check Also

Jokowi-Yakin-Ragam-Bantuan-dari-RI-Tepat-untuk-Keperluan-Rohingya

Jokowi Yakin Ragam Bantuan dari RI Tepat untuk Keperluan Rohingya

Presiden Jokowi melepas pengiriman bantuan untuk etnis Rohingya yang terusir dari Rakhine State, Myanmar. Jokowi …

Jokowi-Hadiri-Dies-Natalis-Unpad-ke-60

Jokowi Hadiri Dies Natalis Unpad ke-60

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri peringatan 60 tahun berdirinya Universitas Padjadjaran (Unpad). Jokowi juga akan …

Edho-Zell,-YouTuber-'Sejuta-Umat'-yang-Merangkak-dari-Nol

Edho Zell, YouTuber ‘Sejuta Umat’ yang Merangkak dari Nol

Dulu pria ini berprofesi sebagai mc keliling dan pernah memiliki cita-cita besar, yaitu tampil di …