Jumat , 24 November 2017
Home / Silet.News / TNI-Australia Setop Kerja Sama, Prabowo Menyatakan Percaya Presiden

TNI-Australia Setop Kerja Sama, Prabowo Menyatakan Percaya Presiden

138

TNI menghentikan kerja sama militer dengan Australia karena beberapa insiden yang menghina Indonesia. Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengajak masyarakat mempercayai sikap yang diambil oleh Presiden Joko Widodo.

“Karena saya tidak fokus pada apa yang terjadi, saya selalu percaya, presiden bangsa ini akan mengambil sikap yang terbaik,” kata Prabowo seusai rapat akbar DPD Gerindra DKI di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (8/1/2017).

Prabowo mengatakan pemerintah pasti menimbang baik dan buruk dari keputusan menghentikan kerja sama militer dengan Negeri Kanguru. Dia percaya Presiden Jokowi paling tahu konsekuensi dalam mengambil keputusan tersebut.

“Jadi institusi yang masih dipercayai, kita ikuti saja. Saya kira beliau yang paling tahu ya,” jelas dia.

Sebelumnya diberitakan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo membenarkan rencana penghentian kerja sama militer antara Indonesia dan Australia. Penghentian kerja sama militer itu dipicu pengalaman pelatih Kopassus yang mengajar di sekolah pasukan khusus Australia dan menemukan bahan pelatihan ‘yang menjelek-jelekkan TNI serta menemukan tulisan lain yang isinya menghina lambang negara Pancasila, yang dipelesetkan menjadi Pancagila.

“Tentang tentara yang dulu, Timor Leste, Papua juga harus merdeka, dan tentang Pancasila yang dipelesetkan jadi Pancagila,” ujar Gatot kepada wartawan di Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (5/1) lalu.

Presiden Jokowi juga sudah meminta hal itu di-clear-kan. Jokowi menegaskan Indonesia dan Australia sudah sepakat untuk saling menghormati dan tidak mencampuri urusan dalam negeri masing-masing. Kesepakatan tersebut harus dihormati.

“Kita kan sudah sepakat, Indonesia-Australia sudah sepakat untuk saling menghormati, saling menghargai, dan tidak campur tangan urusan dalam negeri masing-masing. Saya kira kita sepakat itu,” kata Jokowi di gedung Bidakara, Kamis (5/1) lalu.

Sementara itu, pada Jumat (6/1) bendera yang identik dengan Organisasi Papua Merdeka, yaitu Bintang Kejora, sempat berkibar di KJRI Melbourne, Australia. Seorang warga setempat menyusup dengan melompati pagar KJRI Melbourne dan mengibarkan bendera Bintang Kejora di atap KJRI Melbourne. Insiden yang dilakukan warga yang belum diketahui identitasnya itu terjadi saat staf KJRI tengah melaksanakan salat Jumat.

Informasi berita Silet hari ini dan Gossip Artis bisa baca di situs ini !!

Dapatkan juga berita politik & berita mancanegara di situs ini !

Cara Daftar Sbobet Daftar Ionclub Daftar Maxbet Daftar Akun Maxbet Bocoran Prediksi Togel Daftar Klik4d Majalah Prediksi Bola Panduan Sbobet Wap Agen Macaubet Daftar Lexus88 Daftar Akun Sbobet Agen Liga365 Daftar Poker8indo Link Alternatif Sbobet Daftar S128 Daftar Akun Sbobet Agen Liga365 Daftar Poker8indo Link Alternatif Sbobet Daftar S128 Daftar Casino Sbobet Daftar rolet Daftar cf88vn Agen Cf88vn Rolet Online Daftar Joker123 Daftar Judi Ikan Daftar Tembak Ikan Daftar Akun Joker123 Daftar Poker Place Daftar Akun Togel Jadul Cara Main Togel Jadul Daftar Sabung Ayam

Check Also

Jokowi-Yakin-Ragam-Bantuan-dari-RI-Tepat-untuk-Keperluan-Rohingya

Jokowi Yakin Ragam Bantuan dari RI Tepat untuk Keperluan Rohingya

Presiden Jokowi melepas pengiriman bantuan untuk etnis Rohingya yang terusir dari Rakhine State, Myanmar. Jokowi …

Jokowi-Hadiri-Dies-Natalis-Unpad-ke-60

Jokowi Hadiri Dies Natalis Unpad ke-60

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri peringatan 60 tahun berdirinya Universitas Padjadjaran (Unpad). Jokowi juga akan …

Edho-Zell,-YouTuber-'Sejuta-Umat'-yang-Merangkak-dari-Nol

Edho Zell, YouTuber ‘Sejuta Umat’ yang Merangkak dari Nol

Dulu pria ini berprofesi sebagai mc keliling dan pernah memiliki cita-cita besar, yaitu tampil di …